Seminar Edukasi: Kekerasan Berbasis Gender dalam Perspektif Psikologi & Hukum, JKLPK Indonesia

Share

Senin (27/10/2025)

Kekerasan berbasis gender adalah tindakan yang menimbulkan penderitaan fisik, emosional, atau seksual kepada seseorang karena perbedaan jenis kelamin atau peran sosialnya. Dalam pandangan psikologi, kekerasan seperti ini dapat menyebabkan luka batin yang mendalam, seperti rasa takut, trauma, dan kehilangan kepercayaan diri. Sementara dari sisi hukum, kekerasan berbasis gender merupakan pelanggaran terhadap hak asasi manusia yang dapat dikenakan sanksi pidana. Karena itu, pemahaman tentang kekerasan berbasis gender menjadi penting bagi mahasiswa yang sedang membentuk karakter dan cara berpikir tentang keadilan serta kesetaraan.

Melalui seminar edukasi ini, mahasiswa diajak untuk mengenali berbagai bentuk kekerasan berbasis gender yang sering terjadi di lingkungan sekitar, baik di kampus, tempat tinggal, maupun media sosial. Kegiatan ini juga memberikan pemahaman dari dua sudut pandang, yaitu psikologi dan hukum, agar mahasiswa dapat melihat persoalan secara menyeluruh. Dengan pengetahuan tersebut, mahasiswa diharapkan mampu bersikap lebih peka, menghargai perbedaan, dan berani mengambil langkah ketika melihat atau mengalami ketidakadilan.

Selain penyampaian materi, kegiatan ini juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk berdiskusi dan berbagi pandangan. Peserta dapat mengajukan pertanyaan, menyampaikan pendapat, atau menceritakan pengalaman yang relevan dengan topik. Suasana yang terbuka dan penuh saling menghormati membuat kegiatan ini menjadi momen belajar bersama yang bermanfaat. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak untuk menjadi pribadi yang peduli, berpikir kritis, dan berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman serta bebas dari kekerasan.

Seminar Edukasi kepada mahasiswa dan mahasiswi yang tinggal di Asrama Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta ini diselenggarakan oleh JKLPK Indonesia pada Minggu, 26 Oktober 2025, dengan menghadirkan Susi Rio Panjaitan sebagai narasumber. Dalam kegiatan ini, Susi Rio Panjaitan memaparkan materi secara jelas dan interaktif, sehingga mahasiswa dapat memahami topik dengan baik. Melalui seminar edukatif ini, diharapkan para mahasiswa UKI semakin sadar akan pentingnya menghormati sesama, menjunjung kesetaraan gender, serta berkomitmen untuk menciptakan lingkungan yang aman dan saling menghargai.

Share

Related posts

Leave a Comment